Petai pohon petai menangis
Tanaman petai menahun, tngg bisa mencapai 20meter dan krng bercabang. Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bungamajemuk, trssn dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dkt ujung ranting. Buahnya bsr, memanjang, bertipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditmkn sampai belasan buah. Dlm satu buah trdpt hngg 20 biji, yg berwarna hijau ktk muda dan tblt oleh selaput agak tebal brwrn coklat trng. Buah petai akan mengerin jk matang dan melepaskan biji-bijinya.
Biji petai, yg berbau khas dan agak mrp dengan jengkol, diknsms segar maupun dijdkn bhn cmprn sejumlah menu. Sambal goreng hati tdk lengkap tnp petai. Sambal petai juga mrpkn menu dengan petai.
Morfologi Petai
• Pohon ini berbentuk tanaman dengan tingginya mncp 5-25 m dan bercbng bnyk, kulit batang brwrn coklat kemerahan- merahan, daunnya menyirip ganda, bunganya ditmbh benang-benang sari dan putik berwarna kuning dan brbntk bongkol.
Ada 2 Jenis Petai
Tanaman petai jenis gajah, yaitu tanaman petai yang setiap buahnya bisa berisi petai sebanyak 15-18 bj dan panjang buahnya mncp 25-30 centimeter. Tumbuhan petai jenis kacang, yaitu tanaman petai yg setiap buahnya mngndng 10-12 bj & panjang buahnya hny sktr 20 cm.
Syarat Tumbuh
•Lokasi : Tumbuhan petai tmbh baik di daerah drtn rendah sampai dengan daerah pegunungan dengan ktnggn 1.500 mdpl.
•Tanah : bisa tumbuh baik di daerah yg tanahnya bertkstr halus dengan Ph antr 5,5 sampai 6,5.
•Iklim : Tumbuhan petai tumbuh baik di daerah yang mempunyai tipe iklim basah & tipe iklim agak basah.
•Lingkungan : dapat tmbh baik di tmpt yang trbk krn tanaman petai sangat membutuhkan sinar matahari spnjng hari.
Potensi Produksi
•Pohon petai yg syarat-syaratnya trpnh dapat berproduksi (berbuah) pada umur 4 tahun.
•Sjk penyerbukan buah petai smp siap dipetik membutuhkan waktu selama 3-4 bulan.
•Tumbuhan petai yg tumbuhnya baik akan menghasilkan 4.000-5.000 polong buah petai pertahun.
Manfaat
Mnrt Dr. Aminuddin AHK dr Departement of Physiologi Medical Faculty of Universitas Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur bhw petai bisa digunakan sbg obat : Anemia, Stress, Sindroma pramenstruasi, Depresi, Sakit perut, Cacingan dan beberapa gnggn kesehatan lainnya.
Penyebab Bau
PnybbPenyebab bj petai bauadl kandungan asam-asam amino yang didmns oleh asam amino yg mngndng unsur sulfur (s), ketika terdegradasi menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan satu gas H2S (Hidrogen sulfida) yg terkenal sngt bau.
Cara Menghilangkan Bau
•Mengunyah beras
•Mengunyah bubuk kopi
•Konsusmsi mentimun
Tidak hanya Mendukung COD, Kami juga sudah beberapa kali melakukan Export seperti ke Malayasia dan Cina seperti yang ada di Channel Youtobe stokbibit, Tak perlu kawatir tetap kami support pengiriman ke beberapa wilayah
Juga bisa ke Kab. Mojokerto Dharmasraya Bolaang Mongondow Utara Kota Kupang Waropen Bolaang Mongondow Utara Kab. Bengkayang Pasaman Fakfak Kab. Jepara Kaimana Solok Selatan Pakpak Bharat Pangkajene dan Kepulauan
Dan Kec lainnya Kec. Cot Girek Kec. Karanganyar Kec. Simpang Empat Kec. Penukal Utara Kec. Raba Kec. Bantarujeg Kec. Sruweng Kec. Kutawaluya Kec. Tanjung Morawa Kec. Parengan Kec. IV Jurai Kec. Gedongtengen Kec. Cikoneng Kec. Alasa Kec. Timang Gajah Kec. Makasar1 Kec. Tanon Kec. Kundur Kec. Somba Opu Cibarusah
Tag Petai pohon petai menangis
STOKbibit.com by CV Mitra BibitProdusen Bibit dan Benih Bersertifikat BPSB
*Juga ada Bibit Buah siap tanam batang besar, Mendukung COD/Bisa ambil sendiri, Luar Kota Ongkir murah bisa via Kereta,Kargo, Bus dll.
Call/sms/WA 082345555202 Alamat : Desa Bedono Karangduwur, Kec Kemiri, Kab. Purworejo Jawa Tengah, Link Google Map ada di menu Alamat ya.
Petai pohon petai menangis adalah yang barusan kamu baca .
Tersedia bibit Unggul Berkualitas Produksi sendiri,
Ada yang mau ditanyakan atau Konfirmasi ke WA
Klik Disini
Luar kota Pengiriman bisa melalui
JNE, JNT, POS dll atau
Indah Cargo, Herona/ jasa KAI dll
Bingung atau mau datang langsung, tidak perlu kawatir bisa Cek langsung saja ke
Alamat kami



Belum ada Komentar untuk "Petai pohon petai menangis"
Posting Komentar